Rilis BRS Kabupaten Mukomuko mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi Bulan Agustus 2025 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Mukomuko

Ingin mendapatkan insight Instan (AI generated) mengenai data yang dihasilkan BPS? Silahkan kunjungi datacap.web.bps.go.id

Hi Pengguna Data, Jika membutuhkan bantuan dapat menghubungi +62 851-2325-9225 (Whatsapp)

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Rilis BRS Kabupaten Mukomuko mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi Bulan Agustus 2025

Rilis BRS Kabupaten Mukomuko mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi Bulan Agustus 2025

Rilis BRS Kabupaten Mukomuko mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi Bulan Agustus 2025

1 September 2025 | Kegiatan Statistik


Mukomuko, (1/9)- BPS mencatat perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2025. Secara umum menunjukkan adanya kenaikan pada perkembangan harga berbagai komoditas. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Muko Muko, pada Agustus 2025 terjadi inflasi y-on-y sebesar 1,83 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,89 pada Agustus 2024 menjadi 106,81 pada Agustus 2025. Sementara, tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,93 persen.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,14 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,18 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,28 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,88 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,14 persen. Sedangkan, deflasi y-on-y terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,04 persen; kelompok transportasi sebesar 0,22 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,42 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 18,80 persen. Sedangkan kelompok kesehatan tidak terjadi perubahan harga atau tidak mengalami kenaikan atau penurunan indeks.

Pada Agustus 2025, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,77 persen;  kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,23 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,26 persen. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,02 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 0,47 persen. Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki dan kelompok kesehatan tidak memberikan andil/sumbangan yang signifikan terhadap deflasi y-on-y.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Agustus 2025, antara lain: bawang merah sebesar 0,63 persen; beras sebesar 0,42 persen; santan segar sebesar 0,34 persen; emas perhiasan sebesar 0,26 persen; Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,20 persen; daging ayam ras sebesar 0,19 persen; tomat sebesar 0,14 persen; minyak goreng sebesar 0,10 persen; ikan asin teri sebesar 0,09 persen; dan ikan tongkol/ikan ambu-ambu sebesar 0,08 persen. Sedangkan, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: Sekolah Menengah Atas sebesar 0,49 persen; cabai merah sebesar 0,26 persen; bensin sebesar 0,17 persen; jeruk sebesar 0,14 persen; terong sebesar 0,08 persen; wortel sebesar 0,06 persen; kentang dan cabai rawit sebesar 0,05 persen; serta daun singkong sebesar dan udang basah sebesar 0,03 persen.

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Agustus 2025, antara lain: cabai merah sebesar 0,23 persen; bawang merah sebesar 0,17 persen; beras sebesar 0,15 persen; telur ayam ras sebesar 0,06 persen; terong dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,05 persen; ikan asin teri, salak, dan kacang panjang sebesar 0,04 persen; serta kontrak rumah sebesar 0,02 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: ayam hidup sebesar 0,15 persen; ikan tongkol/ikan ambu-ambu sebesar 0,10 persen; daging ayam ras sebesar 0,09 persen; santan segar sebesar 0,06 persen; bensin sebesar 0,05 persen; udang basah sebesar 0,04 persen; daun singkong, tomat, dan tempe sebesar 0,03 persen; serta ikan tuna sebesar 0,02 persen.

 

Narahubung Media

Sapta Apriyenti

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mukomuko 

[email protected]

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten MukomukoJl. Imam Bonjol

Komplek Pemda Mukomuko

Kelurahan Bandar Ratu Kecamatan Kota Mukomuko Telp (0737) 71633

Faks (0737) 71633

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik